JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Senin (9/3/2026) mengatakan bahwa ia mempertimbangkan pengambilalihan Selat Hormuz oleh militer Negeri Paman Sam. Selat Hormuz, jalur air sempit yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia, kini ditutup oleh Iran menyusul perang negara itu dengan AS dan Israel.
Trump mengklaim bahwa beberapa kapal telah mulai memasuki Selat Hormuz, dan memperingatkan Iran untuk tidak mengganggu jalur air tersebut.
“Mereka telah menembakkan semua yang harus mereka tembak, dan mereka sebaiknya tidak mencoba hal-hal yang aneh atau itu akan menjadi akhir dari negara itu,” ujarnya. “Jika mereka melakukan sesuatu yang buruk, itu akan menjadi akhir dari Iran dan Anda tidak akan pernah mendengar namanya lagi.”