Anggota Kongres AS Klaim Alien Telah Mengunjungi Bumi, Jalin Kontak dengan Manusia

Rahman Asmardika, Jurnalis
Kamis 09 April 2026 07:05 WIB
Ilustrasi.
Share :

JAKARTA – Anggota Kongres Amerika Serikat (AS) Tim Burchett mengklaim bahwa alien telah mengunjungi planet kita dengan menggunakan pesawat luar angkasa. Mengutip pejabat pemerintah yang tidak disebutkan namanya, Burchett bahkan menyebut alien telah melakukan kontak dengan manusia.

Minat terhadap objek terbang tak dikenal (UFO) di AS meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah federal mendukung Kantor Resolusi Anomali Semua Domain (AARO) Pentagon dan telah menetapkan saluran bagi pilot serta masyarakat untuk melaporkan penampakan.

“Dan mereka memberikan detail spesifik, mereka memberikan alamat, mereka memberikan waktu dan tanggal serta orang-orang yang hadir dalam pertemuan tersebut,” kata Burchett dalam wawancara siaran langsung dengan TMZ pada Senin (6/4/2026). “Dan ini sampai ke cabang eksekutif presiden sebelumnya, bukan presiden saat ini.”

Menjawab pertanyaan pembawa acara, anggota kongres berusia 61 tahun itu menekankan bahwa klaim tersebut merujuk pada “kehidupan yang bukan berasal dari bumi” dan “sesuatu yang mekanis yang bukan berasal dari bumi.”

Burchett juga mengatakan bahwa ia tidak percaya makhluk luar angkasa menimbulkan ancaman bagi umat manusia.

 

“Saya rasa kita tidak dalam bahaya. Maksud saya, hal-hal ini memang ada seperti yang saya pikirkan, dan mereka bisa saja menghancurkan kita dalam sekejap mata, saya tidak melihat kemungkinan itu,” tegasnya.

Dalam sebuah wawancara dengan Newsmax seminggu sebelumnya, anggota parlemen itu juga memperingatkan bahwa merilis informasi rahasia tentang dugaan pertemuan dengan alien dapat mengguncang kepercayaan publik.

“Saya telah diberi pengarahan oleh hampir semua lembaga pemerintah, dan jika mereka merilis apa yang telah saya lihat, Anda akan terjaga di malam hari karena khawatir,” katanya, sebagaimana dilansir RT.

Tim Burchett telah muncul sebagai suara terdepan dalam pengungkapan berkas mengenai fenomena udara tak dikenal (UAP) dan UFO, mendorong transparansi pemerintah yang lebih besar.

Ia menuduh berbagai lembaga, termasuk NASA, telah “berbohong” tentang apa yang mereka ketahui dan mengklaim bahwa banyak berkas tentang subjek tersebut masih belum diungkapkan.

 

Pada Februari, Presiden AS Donald Trump mengumumkan rencana untuk memerintahkan Departemen Pertahanan dan lembaga lain merilis berkas pemerintah terkait UAP dan UFO karena “minat yang sangat besar.”

Tak lama setelah itu, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengonfirmasi bahwa publik Amerika akan mengetahui apakah departemennya menyimpan catatan yang membuktikan keberadaan alien, tetapi memperingatkan agar tidak mengharapkan rilis yang cepat.

Pada Maret 2024, Pentagon mengatakan tidak memiliki bukti bahwa fenomena udara tak dikenal tersebut sebenarnya adalah teknologi alien, menambahkan bahwa banyak kasus melibatkan balon cuaca, pesawat mata-mata, satelit, dan aktivitas rutin lainnya.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya