JAKARTA - Presiden Donald Trump mengatakan Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) akan segera memblokade Selat Hormuz setelah perundingan damai antara AS dan Iran di Pakistan berakhir tanpa kesepakatan.
Trump, dalam unggahan media sosial pada Minggu (12/4/2026), menuduh Iran melakukan "pemerasan" dan mengatakan Angkatan Laut AS juga akan memburu serta mencegat kapal-kapal di perairan internasional yang telah membayar Iran biaya untuk melintasi selat tersebut. Ia menambahkan, pasukan AS juga akan mulai membersihkan ranjau yang menurutnya ditempatkan Iran di selat itu.
Iran pada dasarnya telah menguasai Selat Hormuz, jalur vital bagi pasar energi global, sejak AS dan Israel melancarkan perang terhadap Iran pada 28 Februari.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) memperingatkan pada Minggu bahwa kapal sipil dapat melintasi selat tersebut dengan mematuhi “peraturan khusus”, tetapi kapal militer yang mendekati selat itu akan dianggap melanggar gencatan senjata dan “akan ditindak tegas”.