3. Prajurit Kopassus 5 Hari Menyamar Jadi Mayat di Belantara Papua
Anggota Kopassus Prada Pardjo menyamar menjadi mayat selama lima hari di antara tumpukan jenazah rekan-rekannya yang gugur saat kontak tembak dengan tentara Belanda di Papua.
Peristiwa ini berawal ketika pasukan gabungan Kopassus bersama Pasukan Gerak Tjepat (PGT) yang kini bernama Korps Pasukan Gerak Cepat (Korpasgat) dipimpin Letnan Dua (Letda) Inf Agus Hernoto diterjunkan untuk menyusup ke Papua.
Namun mereka disergap Korps Marinir Kerajaan Belanda di wilayah Fakfak, Papua Barat. Kalah jumlah membuat pasukan gabungan ini pun terdesak. Pimpinan lalu menginstruksikan seluruh prajurit mundur ke dalam hutan.
(Fahmi Firdaus )