Makkah Route merupakan layanan kerja sama strategis antara imigrasi Indonesia dan Arab Saudi yang memungkinkan seluruh proses keimigrasian, seperti pemeriksaan paspor, visa, dan bea cukai jemaah haji, dilakukan langsung di bandara keberangkatan di Indonesia. Dengan skema ini, setibanya di Arab Saudi jamaah tidak perlu lagi mengantre pemeriksaan imigrasi dan dapat langsung menuju bus untuk diberangkatkan ke hotel.
Dubes menambahkan, pembagian kartu Nusuk sejak di Tanah Air turut mempermudah jamaah dalam menjalankan ibadah. Ia juga mengapresiasi kesiapan dan kesigapan para petugas di Madinah dalam menyambut jamaah.
“Kami mengapresiasi kerja keras seluruh petugas sehingga proses kedatangan berjalan sangat lancar,” lanjutnya.
Terkait akomodasi, jamaah ditempatkan dengan skema satu kloter satu hotel untuk meningkatkan kenyamanan. Pada kloter awal ini, jemaah menempati hotel di kawasan strategis sekitar Masjid Nabawi, seperti wilayah Taibah Front dan Makarem Suite yang berada dalam cakupan Sektor 1, sehingga memudahkan akses ibadah. Selama sekitar sembilan hari di Madinah, jamaah akan mendapatkan layanan penuh sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah.
Sementara itu, Kepala Daerah Kerja Madinah Khalilurrahman memastikan seluruh proses kedatangan berjalan aman dan tanpa hambatan.