Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyebut jumlah korban mencapai 14 orang meninggal dunia dan 84 lainnya mengalami luka-luka.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) masih membuka posko darurat selama 14 hari ke depan di dua stasiun, yakni Stasiun Gambir dan Stasiun Bekasi Timur.
Sementara itu, operasional KRL di Stasiun Bekasi Timur masih belum dibuka. KAI memastikan seluruh korban dalam insiden tersebut mendapatkan penanganan maksimal.
Korban luka telah mendapatkan perawatan di sejumlah rumah sakit, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.
(Awaludin)