Lalu apa jalan keluarnya? Damai sejati hanya mungkin lahir jika para pihak yang bertikai berani melampaui logika menang-kalah. Amerika Serikat harus menerima bahwa tekanan militer tidak selalu menghasilkan ketundukan politik. Sementara Iran harus menyadari bahwa strategi bertahan tanpa kompromi hanya memperpanjang penderitaan ekonomi dan isolasi negara dan warganya. Mediator seperti Pakistan perlu mendorong perundingan yang tidak sekadar menunda ledakan, tetapi mengurangi sumber ledakan itu sendiri.
Pungkasannya, perang tampak berhenti dengan gencatan senjata. Tetapi, tanpa perdamaian antara Iran dan Amerika Serikat yang utuh, perang hanyalah ditunda untuk meletus lagi secara lebih mematikan. Dan, Amerika kini terjebak dalam rawa perang yang diciptakan sendiri.
(Rahman Asmardika)