Menurutnya, kedekatan antara kepolisian dan pengemudi ojol membuat para driver merasa lebih diperhatikan. Hubungan emosional yang baik tersebut dinilai memberikan semangat baru bagi pengemudi yang setiap hari bekerja memenuhi kebutuhan keluarga.
Dalam audiensi itu, komunitas ojol Jambi juga mengusulkan pembentukan organisasi nasional bernama Ojol Nusantara sebagai wadah kebersamaan pengemudi ojol di seluruh Indonesia.
Dianton berharap organisasi tersebut dapat memperkuat solidaritas dan komunikasi antarojol di berbagai daerah.
“Besar harapan kami dengan kerendahan hati untuk minta Bapak Kapolri menjadi Bapak Ojol Nusantara, dan tentu Bapak Kakorlantas sebagai wakilnya,” pungkasnya.
(Awaludin)