Menurutnya, ancaman ekstremisme modern kini semakin cair, tidak selalu terikat struktur formal, dan kerap berkembang melalui jejaring digital yang sulit dipetakan dengan pendekatan konvensional.
Karena itu, buku tersebut menekankan pentingnya deteksi dini, literasi digital, perlindungan anak, penguatan sekolah dan keluarga, serta kolaborasi lintas sektor sebagai bagian dari strategi pencegahan jangka panjang.
Di sisi lain, Dedi menegaskan negara tidak boleh hanya hadir ketika ancaman sudah membesar.
“Pencegahan harus datang lebih awal, sementara penegakan hukum menjadi langkah terakhir yang dilakukan secara terukur,” pungkasnya.
(Awaludin)