Kekerasan serupa terjadi ketika PSG memenangkan trofi yang sama tahun lalu, dengan perayaan yang berubah menjadi kekerasan berdarah. Ribuan petugas dikerahkan kali ini untuk meredam kerusuhan yang mengganggu layanan bus, kereta api, dan kereta rel di Paris.
Jalan Champs-Élysées yang luas dipadati oleh para penggemar tak lama setelah tim tuan rumah menang dalam adu penalti.
Rekaman video menunjukkan suar dinyalakan, sepeda listrik terbakar di jalanan, kaca toko rusak. Kemudian, polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan kerumunan di pusat kota.
Polisi Paris pun melakukan 480 penangkapan, dengan 277 orang ditahan, termasuk 82 anak di bawah umur.
(Arief Setyadi )