Berdasarkan hasil investigasi awal, Kemendiktisaintek mengidentifikasi empat orang yang diduga terlibat dalam penggunaan riset palsu tersebut. Temuan ini sekaligus menjawab dugaan mengenai kemungkinan adanya pelaku lain yang belum terungkap.
Brian menegaskan tim investigasi diminta bekerja secara cepat dan menyeluruh mengingat besarnya perhatian publik terhadap kasus tersebut.
"Kita juga minta tim segera bekerja dengan cepat, karena perhatian publik sudah sangat besar dan kasus ini juga mencoreng nama bangsa kita di luar negeri," pungkasnya.
Kemendiktisaintek saat ini masih terus mendalami kasus tersebut sambil menyiapkan langkah koordinasi dengan aparat penegak hukum untuk menentukan tindak lanjut yang dapat dilakukan sesuai ketentuan perundang-undangan.
(Awaludin)