"Berdasarkan laporan yang kami terima, tindakan medis telah dilakukan secara cepat dan kondisi kedua korban saat ini berada dalam keadaan stabil pasca penanganan dan operasi yang dilaksanakan oleh tim medis," tambah Donny.
Lebih lanjut, TNI AD juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek prosedur keamanan latihan, kondisi sarana lapangan tembak, sistem pengamanan area, serta mekanisme mitigasi risiko juga tengah dilaksanakan.
Donny menyebut langkah ini dilakukan di tengah kabar di mana korban terkena peluru nyasar ini bertepatan dengan kegiatan latihan Batalion Infanteri (Yonif) TP 897/Singgalang.
"Sebagai bentuk kehati-hatian, penggunaan fasilitas lapangan tembak yang terkait dengan lokasi investigasi telah dihentikan sementara sampai seluruh proses pemeriksaan dan evaluasi selesai dilakukan," tutup Donny.
(Fahmi Firdaus )