JAKARTA - Mayoritas publik mengaku puas dengan kinerja Presiden Prabowo Subianto menjelang dua tahun masa pemerintahannya. Hal itu terlihat dari hasil survei yang dilakukan Puspoll Indonesia yang bertajuk 'Menuju dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran'.
Berdasarkan hasil survei yang dilakukan pada Mei 2026 itu, tingkat kepuasan terhadap Presiden Prabowo Subianto masih berada di atas 60%.
"Jadi untuk yang merasa puas dengan kinerja Pak Prabowo di 64,8%," kata Direktur Eksekutif Puspoll Indonesia, Chamad Hojin, dalam paparannya yang digelar di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6/2026).
Angka tersebut merupakan akumulasi dari responden yang merasa cukup puas sebesar 57,9 persen dan mereka yang merasa sangat puas sebesar 7,9 persen.
Chamad melanjutkan, untuk responden yang tidak puas dengan kinerja Presiden, angkanya sebesar 33,2 persen. Jumlah ini akumulasi dari responden yang kurang puas sebesar 28,9 persen dan tidak puas sebesar 4,3 persen.
Kendati kepuasan publik masih dominan, dia mengungkap adanya tren penurunan yang terjadi sejak Agustus 2025 lalu, saat survei yang sama dilakukan.
"Kami juga memotret ada compare (bandingkan) dengan Agustus. Kami dulu survei Agustus sebelum ada kerusuhan Agustus itu, di awal Agustus kepuasan Pak Prabowo di angka 67,7%, sekarang 64,8%," ujarnya.
Survei ini dilakukan dalam periode 18-26 Mei 2026. Sampel dipilih sepenuhnya secara acak (probability sampling) dengan menggunakan metode penarikan sampel acak bertingkat (multistage random sampling), dengan memperhatikan urban/rural dan proporsional antara jumlah sampel dengan jumlah pemilih di setiap provinsi.
Dengan jumlah sampel sebanyak 2.400 responden, margin of error yang diterapkan ±2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
(Rahman Asmardika)