JAKARTA - Meta mengungkap pelaku judi online terus mengembangkan berbagai cara baru untuk menghindari sistem deteksi di platform digital. Selain menggunakan kata-kata berkode, mereka kini memanfaatkan kolom komentar media sosial untuk mengarahkan pengguna ke situs perjudian.
Director of Public Policy for South & Central Asia Meta, Sarim Aziz mengatakan, perang melawan konten judi online menjadi tantangan yang terus berkembang. Menurutnya, pelaku terus mencari celah agar lolos dari sistem moderasi.
"Para pelaku kejahatan ini menjadi lebih pintar dan mencoba menghindari taktik kami," ujar Sarim Aziz usai audiensi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Selasa (30/6/2026).
"Mereka mulai menggunakan kata sandi dan kata kunci yang tampak biasa saja untuk menghindari deteksi," katanya.