Jalani Sidang Perdana Kasus Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Didampingi 25 Advokat

Danandaya Arya putra, Jurnalis
Kamis 02 Juli 2026 09:23 WIB
Dokter Tifa di PN Jakarta Timur (foto: Okezone)
Share :

JAKARTA – Terdakwa Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa mengaku siap menjalani sidang perdana perkara terkait ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Tifa tiba di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur dengan didampingi 25 advokat.

"Saya hadir di sini di Pengadilan Negeri Jakarta Timur memenuhi undangan dari kejaksaan bersama 25 advokat saya. Kami tergabung dalam Tim Pembela Dokter Tifa (TPDT)," kata Dokter Tifa saat tiba di PN Jakarta Timur, Kamis (2/7/2026).

Selain didampingi advokat dari TPDT, Dokter Tifa juga memperoleh pendampingan hukum dari LBH Muhammadiyah yang mengirim delapan advokat. Ia berharap persidangan dapat berlangsung secara terbuka dan transparan.

"Jadi mudah-mudahan lebih dari 280 juta rakyat Indonesia bisa menyaksikan dengan mudah dan secara transparan," ujarnya.

"Hakim Ketua Majelis Christina Endarwati dengan Hakim Anggota Rudi Rafli Siregar dan Mathilda Chrystina Katarina," ujar Juru Bicara PN Jakarta Timur, Immanuel Tarigan, saat dikonfirmasi, Rabu (24/6/2026).

 

Ia menjelaskan, perbedaan hanya terdapat pada panitera pengganti.

Panitera pengganti untuk perkara Roy Suryo adalah Joyo Supriyanto dan Zuliana Maro. Sementara panitera pengganti untuk perkara Dokter Tifa ialah Erni dan Hendra Gunawan.

Menurut Immanuel, sidang perdana Dokter Tifa dijadwalkan berlangsung pada Kamis (2/7/2026). Adapun sidang Roy Suryo belum ditetapkan karena masih menunggu proses praperadilan di PN Jakarta Selatan.

"Untuk sidang pertama perkara Roy Suryo belum ditetapkan oleh majelis hakim karena masih menunggu permohonan praperadilan yang bersangkutan di PN Jakarta Selatan. Untuk perkara Tifauzia Tyassuma, sidang pertama hari Kamis, tanggal 2 Juli 2026," tandasnya.

(Awaludin)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya