Terjaring OTT, Bupati Langkat Syah Afandin Tiba di Gedung KPK

Nur Khabibi, Jurnalis
Jum'at 03 Juli 2026 15:05 WIB
Mobil membawa Bupati Langkat Syah Afandin (Foto: Nur Khabibi/Okezone)
Share :

JAKARTA - Bupati Langkat Syah Afandin tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (3/7/2026) siang. Ia salah satu pihak yang terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK di wilayah Sumatera Utara (Sumut).

Pantauan di lokasi, Afandin tiba di kantor Lembaga Antirasuah dengan menggunakan mobil minibus hitam sekitar pukul 14.22 WIB. Namun, ia tidak diturunkan dari kendaraan yang mengangkutnya di depan awak media.

"Yang bersangkutan selanjutnya akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut," sambungnya.

Diketahui, operasi senyap ini terkait dugaan suap proyek beberapa dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat. "Adapun perkara ini diduga terkait dengan suap proyek-proyek di Dinas Pendidikan dan juga Dinas Perkim (perumahan dan permukiman) Kabupaten Langkat," kata Budi, Jumat.

Budi mengatakan, KPK tengah menelusuri dugaan gratifikasi yang dilakukan Bupati. Dalam OTT ini, KPK menangkap tujuh orang. Meski belum mengungkapkan identitasnya, mereka yang terjaring selain Bupati Langkat ialah satu ASN dan lima pihak swasta.

"Adapun kepada 7 orang yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini, diamankan di wilayah Langkat, Binjai, dan juga Medan," ujarnya.

"Pada siang ini, satu orang di antaranya, yaitu Bupati Langkat, dibawa ke Jakarta untuk nanti dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," sambungnya.

Selain menangkap tujuh orang, tim Lembaga Antirasuah juga mengamankan uang senilai ratusan juta rupiah. Uang tersebut diduga sebagai fee proyek yang akan diberikan pihak swasta kepada Bupati.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya