TEHERAN - Presiden Iran Masoud Pezeshkian dilaporkan meninggalkan Irak untuk kembali ke Teheran setelah terjadi serangan udara Amerika Serikat di sejumlah wilayah strategis Iran.
Mengutip laporan stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, dilansir dari Aljazeera, Rabu (8/7/2026). Pezeshkian bertolak dari Kota Najaf, Irak, menyusul meningkatnya eskalasi keamanan akibat serangan tersebut.
Sebelumnya, Pezeshkian berada di Irak untuk menghadiri prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. Jenazah Khamenei tiba di Najaf pada Selasa 7 Juli 2026 malam sebelum dijadwalkan dibawa ke Karbala.
Rangkaian prosesi pemakaman akan dilanjutkan dengan membawa peti jenazah Khamenei dari Najaf menuju Karbala, sebelum dipulangkan ke Kota Mashhad, Iran, untuk dimakamkan pada 9 Juli 2026.