Wikha melanjutkan, soal skenario taktis, mulai dari plotting pergerakan 1.097 personel gabungan, rekayasa lalu lintas di jalur lingkar Pakansari, pengawalan bus kontingen pemain, pola pemeriksaan pintu masuk penonton, hingga simulasi kontinjensi seperti penanganan penumpukan massa atau situasi darurat.
"Hal ini dilakukan agar setiap Dansat dan Padal memiliki pemahaman yang sama terkait cara bertindak (standard operating procedure) serta garis komando yang harus diambil tanpa ragu di lapangan," pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )