Sebelumnya, pada Maret, pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menyebut Korea Selatan sebagai "negara yang paling memusuhi," seraya bersumpah untuk "menolak dan mengabaikannya sepenuhnya." Ia menyatakan bahwa Seoul akan "menanggung akibatnya" atas provokasi-provokasi tersebut.
(Rahman Asmardika)