Prabowo Geram Minta 3 Tersangka Kasus Karhutla Riau Dibawa ke Jakarta

Binti Mufarida, Jurnalis
Senin 24 Agustus 2026 12:05 WIB
Prabowo Geram Minta 3 Tersangka Kasus Karhutla Riau Dibawa ke Jakarta
Share :

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meminta tiga tersangka kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tidak memiliki ladang di lokasi kebakaran untuk dibawa ke Jakarta. Hal ini untuk mendalami keterlibatan pihak lainnya.

Permintaan itu disampaikan Prabowo saat memimpin rapat di Posko Aju Provinsi Riau, Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau, Senin (24/8/2026).

Dalam rapat tersebut, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan melaporkan penanganan hukum kasus karhutla di wilayahnya. Ia mengatakan, sejak 2025 hingga saat ini, terdapat 94 laporan polisi dengan 106 tersangka.

“Untuk upaya pencegahan sekaligus memutus mata rantai Karhutla yang disebabkan... semuanya disebabkan oleh manusia Bapak. Setelah kita melihat data di 2021-2022 pada saat COVID itu zero Karhutla Bapak. Jadi semua saat ini yang dilakukan Karhutla semuanya dari manusia baik yang disengaja maupun tidak disengaja,” kata Herry saat melaporkan kepada Prabowo.

Khusus sepanjang 2026, sejak Januari hingga saat ini, Polda Riau telah menangani 33 laporan polisi dengan 36 tersangka. Luas lahan yang terbakar dalam kasus tersebut mencapai 806,57 hektare.

Herry kemudian menjelaskan adanya indikasi modus pembakaran yang melibatkan orang-orang yang tidak memiliki lahan di lokasi kebakaran.

Ia menyebut, dari hasil investigasi terhadap kasus pada 2025, terdapat beberapa orang yang berada di lokasi kebakaran dengan alasan memancing, meski tidak memiliki kebun dan tidak terdapat lokasi memancing di tempat tersebut.

Prabowo kemudian menanyakan apakah ada bukti atau indikasi keterlibatan korporasi dalam kasus tersebut. “Maaf Kapolda, ada bukti-bukti atau indikasi ke arah korporasi yang menyuruh?”

 

Kapolda Riau menjawab, hingga saat ini belum ditemukan bukti tersebut.

“Sampai saat ini belum ada Bapak, tapi beberapa tersangka yang 2025 setelah kita lakukan investigasi, ada yang tidak... ada yang yang tidak mempunyai kebun di situ. Ada... ada dua atau tiga orang. Tetapi dia ada di situ padahal alasan dia hanyalah untuk memancing padahal tidak ada lokasi memancing di situ.”

Prabowo kemudian meminta jumlah orang yang tidak memiliki ladang di lokasi tersebut diperjelas. “Ada berapa orang?”

“Ada tiga orang pada tahun lalu Bapak,” jawab Herry.

Prabowo lantas meminta tiga orang tersebut dibawa ke Jakarta untuk menjalani pendalaman lebih lanjut. Dia juga meng instruksikan Kapolri Listyo Sigit Prabowo untuk melakukan pendalaman.

“Tolong dibawa ke Jakarta ya. Ya? Tolong dikirim ke Jakarta, Kapolri ya. Kita... kita dalami di sini,” tegas Prabowo.

“Siap. Siap Bapak,” jawab Kapolda Riau.

Prabowo juga meminta Badan Intelijen Negara (BIN) ikut dalam pendalaman kasus tersebut. “Nanti pendalamannya saya juga minta BIN ikut ya,” ujarnya.

“Siap,” jawab Herry.

(Fahmi Firdaus )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya