“Tim itu yang kemudian meminta untuk menandatangani berita acara ketika memberi bantuan untuk masyarakat. Sehingga apa yang dikatakan oleh camat (Lamba Leda Utara) bahwa ia ditekan oleh BNPB, itu tidak benar,” tegasnya.
Tarsisius mengatakan, pemerintah daerah akan menindaklanjuti persoalan tersebut dan melakukan evaluasi. Tarsisius juga meminta video tersebut tidak dimanfaatkan untuk memperkeruh situasi di tengah penanganan bencana gempa bumi di Manggarai Timur.
“Kami berharap bahwa video ini tidak boleh dipakai untuk sesuatu hal untuk meruncing situasi yang tidak benar di Kabupaten Manggarai Timur,” kata Tarsisius.
Sebelumnya beredar video yang memperlihatkan Camat Agus berhadapan dengan seorang petugas BNPB yang beredar luas di media sosial, termasuk Facebook dan TikTok. Dalam video berdurasi 6 menit 15 detik itu, Agus menyampaikan keberatannya terkait distribusi bantuan logistik.
“Bapak bicara di sana bahwa bantuan banyak supaya orang dengar di sana. Saya rekam, Pak. Saya rekam. Bapak sudah keterlaluan,” ujar Agus dalam video tersebut.
“Saya pusing, Pak. Bapak bilang bantuan banyak turun ke sini. Saya tersinggung, Pak. Saya marah, Pak,” lanjutnya.