Viral Camat Protes Bantuan Gempa, Ini Penjelasan Pemkab Manggarai Timur

Danandaya Arya putra, Jurnalis
Senin 24 Agustus 2026 14:50 WIB
Viral camat protes bantuan gempa (Foto: Ist)
Share :

JAKARTA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Timur membantah pernyataan Camat Lamba Leda Utara, Agus Supratman, yang mengaku mendapat tekanan dari petugas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk menandatangani berita acara penerimaan bantuan logistik. Adapun bantuan tersebut untuk warga terdampak gempa.

Wakil Bupati Manggarai Timur Tarsisius Syukur, mengatakan pemerintah daerah telah menelusuri persoalan tersebut. Menurutnya, petugas BNPB berada di Manggarai Timur untuk memastikan bantuan logistik yang dikirim pemerintah pusat benar-benar sampai ke wilayah terdampak.

“BNPB hadir hanya untuk memastikan bantuan logistik sampai ke warga terdampak bencana. Bukan menekan seperti yang disampaikan camat,” kata Tarsisius.

“Kita ada 12 kecamatan, wajib mendroping logistik kepada masyarakat yang kena dampak,” katanya.

Tarsi menyebut, pemerintah daerah telah membentuk tim untuk menangani pendistribusian logistik ke wilayah terdampak gempa. Tim tersebut bertugas mengirim bantuan ke posko-posko kecamatan.

“Tim itu yang kemudian meminta untuk menandatangani berita acara ketika memberi bantuan untuk masyarakat. Sehingga apa yang dikatakan oleh camat (Lamba Leda Utara) bahwa ia ditekan oleh BNPB, itu tidak benar,” tegasnya.

Tarsisius mengatakan, pemerintah daerah akan menindaklanjuti persoalan tersebut dan melakukan evaluasi. Tarsisius juga meminta video tersebut tidak dimanfaatkan untuk memperkeruh situasi di tengah penanganan bencana gempa bumi di Manggarai Timur.

“Kami berharap bahwa video ini tidak boleh dipakai untuk sesuatu hal untuk meruncing situasi yang tidak benar di Kabupaten Manggarai Timur,” kata Tarsisius.

Sebelumnya beredar video yang memperlihatkan Camat Agus berhadapan dengan seorang petugas BNPB yang beredar luas di media sosial, termasuk Facebook dan TikTok. Dalam video berdurasi 6 menit 15 detik itu, Agus menyampaikan keberatannya terkait distribusi bantuan logistik.

“Bapak bicara di sana bahwa bantuan banyak supaya orang dengar di sana. Saya rekam, Pak. Saya rekam. Bapak sudah keterlaluan,” ujar Agus dalam video tersebut.

“Saya pusing, Pak. Bapak bilang bantuan banyak turun ke sini. Saya tersinggung, Pak. Saya marah, Pak,” lanjutnya.

Petugas BNPB yang berhadapan dengan Agus tampak berusaha memberikan penjelasan kepada Agus. Namun, Agus tetap menyampaikan keberatannya.

“Saya merasa ditekan. Saya harus bagi ke 11 desa, Pak. Bukan begitu caranya. Saya sangat tidak setuju. Saya tahu semua desa protes ke saya. Semua teriak ke saya,” katanya.

Dalam video itu, Agus juga mengajak petugas BNPB turun langsung melihat kondisi masyarakat di desa-desa yang menurutnya belum menerima bantuan secara merata.

“Ini Pak punya bantuan? Ini Pak? 21.171 jiwa di Lamba Leda Utara harus bagi rata. Saya buat begitu, Pak. Jangan lari, Pak, ke sini lihat,” ujarnya.

(Arief Setyadi )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya