"Kini giliran pihak berwenang yang berwenang untuk mengungkap, secara transparan, situasi yang menyebabkan bencana ini dan mengambil kesimpulan yang diperlukan," tambahnya dalam pernyataan yang diunggah sebelum jumlah korban jiwa dirilis.
Dalam beberapa hari terakhir, pemerintah telah memerintahkan pengosongan permukiman di sekitar lokasi tersebut karena adanya kekhawatiran akan risiko keruntuhan.
Guinea dipimpin oleh Jenderal Mamadi Doumbouya, yang berkuasa melalui kudeta pada tahun 2021 sebelum terpilih sebagai presiden pada bulan Desember 2025.
(Rahman Asmardika)