Serangan AS Tewaskan 4 Orang di Pesta Pernikahan, Rudal Iran Gempur Kuwait dan Yordania

Rahman Asmardika, Jurnalis
Rabu 02 September 2026 07:36 WIB
Ilustrasi.
Share :

Menurut media pemerintah Iran, sejumlah ledakan juga dilaporkan terjadi di Bahrain menyusul serangan dari Iran.

Saat serangan AS diumumkan pada Selasa sore, Donald Trump memperingatkan bahwa Iran akan kembali diserang dengan "tingkat yang jauh lebih keras dan lebih hebat" jika mereka melakukan pembalasan.

Serangan ini menyusul aksi militer AS terhadap Iran awal pekan ini—yang merupakan serangan pertama yang diketahui sejak akhir Juli—ketika pasukan AS menyerang dua peluncur roket di Pulau Larak di selat tersebut. Teheran membalas dengan menembakkan rudal ke pangkalan udara di Yordania dan meluncurkan pesawat nirawak (drone) ke arah UEA.

Centcom menyatakan bahwa pasukan AS mulai menyerang target-target IRGC pada pukul 12.00 waktu setempat dan telah merampungkan serangan tersebut pada Rabu dini hari.

Media pemerintah Iran melaporkan bahwa seorang anak berusia empat tahun termasuk di antara empat korban tewas dalam serangan di Sirik. Sementara itu, laporan lain menyebutkan adanya proyektil yang menghantam wilayah Chabahar dan Konarak serta sebuah bandara di Jiroft, disertai laporan terdengarnya suara ledakan di Pulau Qeshm dan Bandar Abbas.

AS dan Israel melancarkan serangan berskala luas terhadap Iran pada 28 Februari; Iran membalas dengan menyerang Israel, pangkalan-pangkalan AS, serta negara-negara sekutu di kawasan Teluk, sekaligus menutup Selat Hormuz bagi lalu lintas pelayaran.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya