BOGOR - Partai Perindo terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk naik kelas. Salah satunya dengan memberikan bantuan sertifikasi halal secara gratis kepada para pelaku UMKM.
Kali ini, bantuan tersebut diberikan kepada sekitar 80 pelaku UMKM di Kampung Cisarua, Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Pemberian sertifikat halal tersebut ditujukan untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus membantu memperluas pasar bagi para pelaku UMKM. Sertifikasi halal dinilai dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang dihasilkan.
Para pelaku UMKM, termasuk pembuat gula aren, menyambut antusias bantuan tersebut. Mereka menilai kepemilikan sertifikat halal dapat meningkatkan kualitas produk sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas.
Wakil Ketua Umum DPP Partai Perindo, Tama Setya Langkun mengatakan, program tersebut merupakan bentuk komitmen Partai Perindo dalam membantu pelaku UMKM agar dapat berkembang dan naik kelas.
"Ini merupakan program Perindo UMKM Sahabat Halal, program yang sengaja kita susun agar UMKM mendapatkan sertifikasi halal, dengan itu bisa mangajak UMKM menjadi naik kelas, karena ketika ada sertifikasi halal baku mutu akan di cek sehingga kualitas produk akan meningkat, baik kualitas maupun harga. Saat ini kita sedang melakukan sertifikasi halal ada dibeberapa tempat seperti di Jakarta, Banten, dan Jawa Barat," ujar Tama, Kamis 3 September 2026.
Sementara itu, salah satu pelaku UMKM asal Leuwiliang, Bogor, Pepen, mengaku terbantu dengan adanya program sertifikasi halal gratis tersebut.
"Mudah-mudahan kedepannya produk-produk kami ini lebih baik, karena adanya program Partai Perindo yang membantu produk kami," kata Pepen.
Program sertifikasi halal ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Partai Perindo berkomitmen melanjutkan program serupa di sejumlah wilayah Indonesia.
Saat ini, program tersebut telah berjalan di wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, Banten, dan sekitarnya. Ke depan, bantuan sertifikasi halal tersebut ditargetkan dapat diperluas hingga ke berbagai daerah di seluruh Indonesia.
(Awaludin)