AS Lumpuhkan 3 Kapal Tanker Iran di Pulau Kharg dan Teluk Oman

Rahman Asmardika, Jurnalis
Minggu 06 September 2026 08:55 WIB
CENTCOM mengumumkan bahwa AS menyerang tiga kapal tanker Iran.
Share :

WASHINGTON - Komando Pusat AS (CENTCOM) menyatakan bahwa pasukan Amerika Serikat (AS) telah menyerang dan melumpuhkan tiga kapal tanker minyak mentah Iran setelah Garda Revolusi Iran (IRGC) meluncurkan rudal balistik ke arah dua kapal perang Angkatan Laut AS di perairan kawasan tersebut.

Dalam pernyataan yang dibagikan di platform X pada Sabtu (5/9/2026), CENTCOM menyebutkan bahwa sebuah kapal induk dan sebuah kapal perusak berpeluru kendali berhasil menghindari berbagai serangan Iran, seraya menambahkan bahwa tidak ada personel Amerika yang terluka.

Menurut pernyataan tersebut, pasukan AS melumpuhkan secara permanen kapal M/T Downy di lepas pantai Pulau Kharg dan M/T Stark 1 di dekat Jask. Mereka juga menghancurkan kapal M/T Kylo—yang juga dikenal sebagai "Noxen"—yang sedang dalam keadaan kosong (tanpa muatan) di Teluk Oman, setelah awak kapalnya diperintahkan untuk meninggalkan kapal.

CENTCOM menyatakan bahwa kapal-kapal tersebut merupakan bagian dari "jaringan bayangan bernilai miliaran dolar" yang diduga digunakan untuk mendanai IRGC dan kelompok-kelompok proksi regionalnya.

"Biarlah pesan kepada IRGC ini jelas: jika kalian menembaki dua kapal kami, kami akan membebankan biaya ekonomi yang jauh lebih besar dengan melumpuhkan tiga kapal milik kalian," ujar komandan CENTCOM, Brad Cooper, sebagaimana dilansir TRT.

"Kami tidak akan ragu untuk membela pasukan Amerika dan, jika perlu, menghancurkan armada minyak Iran yang jumlahnya terbatas dan rentan itu," tambahnya.

Laporan awal dari media pemerintah Iran menyebutkan adanya ledakan di dekat Pulau Kharg, sebuah terminal minyak utama di kawasan Teluk.

 

Kantor Berita Mahasiswa Iran (ISNA) melaporkan bahwa sebuah rudal menghantam "kapal kecil" di dekat pulau tersebut, namun tidak ada laporan mengenai korban jiwa.

Kantor berita semi-resmi Fars menyatakan bahwa suara ledakan terdengar di dekat Pulau Kharg—meskipun sumbernya awalnya tidak jelas—sementara Nournews yang berafiliasi dengan pemerintah mengutip laporan lokal yang belum terverifikasi bahwa sebuah kapal tanker Iran menjadi sasaran rudal AS.

Seorang koresponden Fars di Pulau Kharg melaporkan mendengar suara ledakan dari arah Teluk namun menyatakan tidak terlihat adanya kepulan asap. Pihak berwenang Iran belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden tersebut pada saat laporan awal muncul.

Ketegangan regional telah meningkat sejak serangan AS-Israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari, di mana Teheran merespons dengan serangan rudal dan pesawat nirawak (drone) yang menyasar Israel serta kepentingan AS di seluruh kawasan tersebut.

Washington dan Teheran menandatangani nota kesepahaman pada 18 Juni mengenai kebebasan navigasi di Selat Hormuz, namun pelaksanaannya terhenti akibat perbedaan pendapat mengenai pengaturan keamanan di selat tersebut.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya