Menurut Hirosawa, sejumlah fasilitas pertandingan memang mengalami kebocoran akibat hujan deras. Namun, dampaknya dinilai terbatas dan tidak sampai mengganggu pelaksanaan pertandingan.
“Dampaknya memang terbatas, seperti air hujan yang bocor dari atap beberapa bangunan, tetapi situasinya tidak begitu serius sehingga pembukaan pada tanggal 19 terancam untuk saat ini,” ujarnya.
Kompetisi Asian Games 2026 dijadwalkan mulai berlangsung pada Kamis, sementara upacara pembukaan akan digelar pada 19 September.
Asian Games tahun ini diperkirakan diikuti lebih dari 17.000 atlet dan official. Berbeda dengan penyelenggaraan sebelumnya, Nagoya tidak menyediakan perkampungan atlet khusus. Penyelenggara menggunakan sejumlah hotel, kapal pesiar, serta hunian sementara berbahan kontainer kayu.
Hujan deras juga berdampak pada aktivitas warga Nagoya. Layanan kereta bawah tanah dan bus sempat dihentikan, sementara Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan banjir tertinggi untuk sejumlah sungai utama di wilayah tersebut.
Media lokal melaporkan sekitar 3.500 orang sempat mengungsi ke pusat-pusat evakuasi darurat.
Cuaca basah diperkirakan masih berlanjut dalam beberapa hari ke depan. Kendati demikian, Pemerintah Kota Nagoya memastikan persiapan Asian Games tetap berjalan dan belum ada rencana mengubah jadwal pertandingan maupun upacara pembukaan.
(Awaludin)