DPR Desak Pemerintah Segera Tetapkan Status KLB d Wilayah Terdampak Karhutla

Achmad Al Fiqri, Jurnalis
Jum'at 16 Oktober 2026 21:05 WIB
llustrasi.
Share :

JAKARTA — Anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago, mendesak pemerintah untuk segera menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) di sejumlah wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan tingkat keparahan tinggi, khususnya Kalimantan Tengah (Kalteng). Desakan ini disuarakan mengingat kondisi kabut asap yang kian memprihatinkan dan mengancam keselamatan serta kesehatan masyarakat.

“Hari ini saya meminta Kemenkes untuk menetapkan wilayah Kalteng sebagai wilayah KLB karhutla. Saya juga sudah meminta Kemenkes menambah sumber daya manusia (SDM) kesehatan dan pasokan obat-obatan di wilayah terdampak karhutla yang kondisinya sangat parah,” ujar Irma dalam keterangannya, Jumat (16/10/2026).

Lebih lanjut, Irma meminta pemerintah segera memetakan kawasan dengan tingkat paparan asap karhutla tertinggi guna memastikan distribusi bantuan berjalan efektif.

“Tentunya dengan menyediakan pertolongan sejak awal dan menjaga kesinambungan perawatan bagi warga yang kondisinya memburuk,” ucap legislator dari komisi yang membidangi kesehatan dan ketenagakerjaan tersebut.

Irma juga mendorong Kementerian Kesehatan bersama dinas kesehatan di daerah terdampak untuk menyelaraskan data kualitas udara dengan kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan. Menurutnya, wilayah dengan tingkat paparan asap tinggi harus mendapatkan prioritas penambahan tenaga medis, persediaan obat, hingga peningkatan kapasitas rujukan.

“Warga perlu mengetahui langkah perlindungan yang sesuai dan tempat untuk memperoleh pertolongan. Pelayanan kesehatan harus siap mengikuti perubahan keadaan, terutama ketika paparan asap karhutla berlangsung berkepanjangan,” tuturnya.

Selain itu, Irma menekankan pentingnya memberikan perhatian khusus kepada kelompok rentan, seperti bayi, anak-anak, ibu hamil, lansia, serta warga yang memiliki riwayat penyakit pernapasan.

Penanganan cepat ini dinilai kian mendesak lantaran masyarakat di daerah terdampak telah menyuarakan keluhan keras terkait pekatnya asap karhutla. “Tak sedikit warga yang menunjukkan kondisi anak-anak mereka mengalami sesak napas hingga membutuhkan bantuan medis tambahan,” pungkas Irma.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya