Sementara tim dokter Paus melaporkan peningkatan yang stabil dalam kondisi umumnya sejak operasi. Hasil rontgen dada juga menunjukkan pemulihan yang baik pada paru-paru yang dioperasi.
Vatikan menjelaskan, seluruh lobus bawah paru-paru kanan Paus diangkat untuk memastikan prosedur tersebut bersifat radikal. "Setelah operasi, Paus terbangun dalam keadaan normal dan kembali ke kamarnya setelah diobservasi sebentar," demikian pernyataan Vatikan sebelumnya. Paus kemudian melewati "malam yang tenang" di rumah sakit.
Paus Leo sebelumnya mengumumkan rencana operasi tersebut saat doa mingguan pada Minggu di Lapangan Santo Petrus. Ia mengatakan dokter menemukan nodul yang terkendali dengan baik di paru-parunya pada tahap awal dan menyarankan pengangkatan.
Nodul paru-paru tidak selalu bersifat kanker. Namun, setelah pemeriksaan, tim medis memastikan bahwa nodul tersebut merupakan kanker, "seperti yang diduga berdasarkan tes pra-operasi", kata Vatikan.
Kendati Vatikan menegaskan, Paus tidak menunjukkan gejala infeksi atau penyakit sebelum menjalani prosedur tersebut.
(Arief Setyadi )