JAKARTA - Polri mengimbau masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan di ruang digital, dengan meningkatkan pemahaman terhadap berbagai modus penipuan online. Modus tersebut antara lain penyamaran sebagai petugas bank dan instansi pemerintah, tawaran investasi, hingga penipuan berkedok hubungan asmara.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan upaya tersebut sejalan dengan arahan Kapolri melalui program prioritas di bidang penegakan hukum, termasuk mendorong perlindungan masyarakat dari berbagai bentuk kejahatan.
“Keamanan di ruang digital membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat. Kami mengajak masyarakat untuk lebih cermat dalam menerima informasi, mengenali berbagai modus penipuan, dan membiasakan diri memeriksa kebenaran informasi sebelum mengambil keputusan,” kata Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (17/10/2026).