Prabowo kemudian merinci sejumlah komoditas yang menurutnya masih menjadi sasaran penyelundupan, termasuk timah, emas, batu bara, kayu, hingga bahan bakar minyak (BBM) dan pupuk bersubsidi.
“Harta kekayaan kita diselundupkan. Timah kita diselundupkan. Emas kita diselundupkan. Batu bara kita diselundupkan. Kayu kita diselundupkan. BBM kita yang kita subsidi diselundupkan. Pupuk kita yang disubsidi diselundupkan,” sambungnya.
Prabowo juga mempertanyakan sistem yang dinilai masih memberikan ruang bagi praktik penyelundupan. Dia menegaskan bahwa praktik tersebut tidak seharusnya dibiarkan karena dapat merugikan negara dan masyarakat.
“Bagaimana bisa ada yang mengatakan bahwa sistem yang mengizinkan penyelundupan jalan terus boleh kita pertahankan,” paparnya.
(Awaludin)