JAKARTA – Empat peninggalan Kerajaan Majapahit menjadi bukti kejayaan salah satu kerajaan Hindu-Buddha terbesar dalam sejarah Nusantara. Kerajaan yang berdiri pada akhir abad ke-13 ini mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk, dengan Gajah Mada sebagai mahapatih. Pada masa itu, pengaruh Majapahit meluas ke berbagai wilayah Nusantara.
Lantas, apa saja peninggalan Kerajaan Majapahit yang masih dapat dikenali hingga kini? Dikutip dari jurnal Estungkara Universitas Jambi, berikut empat peninggalan yang menyimpan jejak sejarah kerajaan tersebut.
1. Candi Bajang Ratu
Candi Bajang Ratu terletak di Dukuh Kraton, Desa Temon, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Bangunan ini berbentuk gapura paduraksa, yaitu gerbang yang memiliki atap.
Waktu pembangunan gapura ini belum diketahui secara pasti. Namun, relief Ramayana serta ornamen binatang dan naga pada bangunannya menjadi bagian dari petunjuk sejarah yang berkaitan dengan periode Majapahit.
Candi Bajang Ratu dipercaya dibangun untuk memperingati wafatnya Raja Jayanegara. Bangunan ini bukan berfungsi sebagai makam, melainkan diduga berkaitan dengan akses menuju kompleks bangunan suci.
Gapura tersebut dipugar pada 1989 hingga 1992. Candi Bajang Ratu juga termasuk dalam kawasan cagar budaya Trowulan yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 260/M/2013.