JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa memburuknya kualitas udara di Ibu Kota bukan disebabkan oleh kiriman asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Menurutnya, terdapat faktor lain yang menyebabkan kualitas udara Jakarta masuk kategori tidak sehat.
"Berkaitan dengan udara Jakarta, yang jelas sekarang ini tidak ada efek dari kebakaran hutan yang ada di mana pun. Bahwa udara Jakarta belum sempurna? Iya," kata Pramono kepada wartawan, Jumat (23/10/2026).
Untuk mengurangi polusi udara, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) guna memicu hujan buatan. Sejak Kamis, 22 Oktober 2026, OMC dilaksanakan di wilayah Bogor dan Tangerang Selatan karena awan yang menjadi target penyemaian berada di daerah perbatasan Jakarta.