Sebelum ke wilayah tersebut, Maruli telah mengunjungi Pulau Miangas di Sulawesi Utara. Ia juga dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke Rote, Nusa Tenggara Timur.
Maruli menambahkan, pembangunan infrastruktur perlu menyesuaikan tahapan pelaksanaan dengan perencanaan dan kesiapan kondisi di lapangan. Sehingga, realisasi pembangunan dapat dilakukan sesuai kebutuhan dan kemampuan pelaksanaan.
“Rencananya mungkin ingin dilaksanakan sekaligus, tetapi pelaksanaannya tetap harus dilakukan secara bertahap,” tuturnya.
Peningkatan akses jalan diharapkan dapat memudahkan aktivitas masyarakat, memperlancar pengiriman barang, serta mendukung pengembangan perekonomian setempat. Infrastruktur yang lebih memadai juga diharapkan membuka peluang peningkatan kesejahteraan warga di kawasan perbatasan.
Selain mendatangi Pamtas Krayan Lembudud dan meninjau jalan Krayan–Malinau, Maruli menyambangi Markas Komando Pusat Latihan Tempur (Mako Puslatpur) TNI di Kabupaten Nunukan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerjanya di Kalimantan Utara. Ia Maruli didampingi Sekretaris BNPPDT Makhruzi Rahman, Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara Nurdin, Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan Edi Nurhabad, serta Asisten Deputi Potensi Kawasan Perbatasan Darat Topri Daeng Balaw dan rombongan.
(Arief Setyadi )