Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Museum Kejantanan, Pengunjungnya Kaum Hawa

Insaf Albert Tarigan , Jurnalis-Jum'at, 16 Mei 2008 |07:40 WIB
Museum Kejantanan, Pengunjungnya Kaum Hawa
A
A
A

HUSAVIK - Benda apapun sah-sah saja masuk ke dalam museum tak terkecuali alat vital kejantanan. Seorang warga Islandia, Sirgurdur Hjartarson membuka museum penis sejak tahun 1974.

Awalnya ia hanya memiliki satu koleksi penis sapi. Jumlah tersebut meningkat menjadi 261 penis dari 90 spesies. Koleksinya bertambah setelah banyak mendapat sumbangan dari nelayan dan pemburu.

Penis terbesar adalah milik seekor ikan paus seberat 70 kg dan panjang 1.7 meter. Sedangkan yang terkecil tulang penis seekor hamster yang hanya 2 mm.

Hjartarson tambah sumringah ketika empat orang pria berjanji akan menyumbangkan penis mereka ketika mereka meninggal dunia.

Hjartarson juga mengundang pengunjung dari seluruh dunia untuk melihat lebih dekat organ reproduksi pria baik yang berukuran pendek maupun panjang.

Seperti dilaporkan Reuters, museum ini secara resmi dibuka di kota Reykjavik pada tahun 1997 dan saat ini pindah ke desa nelayan yang sepi, Husavik sekitar 480 km ke arah timur laut Reykjavik.

Namun, uniknya 60 persen dari pengunjung museum tersebut adalah wanita. Berminat?

(Fitra Iskandar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement