Share

Owalah..Pria AS Dibui Gegara Bunuh 21 Kucing

Silviana Dharma, Okezone · Minggu 16 Juli 2017 15:01 WIB
https: img.okezone.com content 2017 07 16 18 1737508 owalah-pria-as-dibui-gegara-bunuh-21-kucing-ada-pula-yang-diperkosa-6PkslHNMn3.jpg Robert Farmer dan pengacaranya. (Foto: ABC 7 San Francisco)

SAN JOSE – Pengadilan membacakan satu per satu nama kucing yang tewas karena menjadi permainan seorang pria asal San Jose, California, Amerika Serikat, bernama Robert Farmer. Pria berusia 26 tahun itu didakwa atas tuduhan telah membunuh 21 ekor kucing.

Bahkan seekor di antaranya menunjukkan tanda-tanda pernah diperkosa oleh pelaku. Demikian menurut saksi ahli yang didatangkan di Pengadilan Negeri Santa Clara, seperti diulas BBC, Minggu (16/7/2017).

Farmer sendiri telah mengakui semua kesalahannya di pengadilan pada 2015. “Rasanya seperti orang lain yang melakukan kejahatan ini, tetapi saya tahu, pelakunya adalah saya. Sangat sulit untuk memahami bahwa saya pelakunya, saya mencuri mereka dari keluarganya. Fakta bahwa saya bertindak di luar nalar tidak bisa dimaafkan,” tulisnya dalam sebuah surat yang dibacakan pengacaranya di pengadilan.

Dia waktu itu tertangkap saat sedang tidur bersama seekor kucing mati di mobilnya. Polisi kemudian menemukan gumpalan bulu lain di bagian lain mobil pelaku.

Dari situ lah polisi akhirnya berhasil mengungkap kasus hilangnya semua kucing di sekitar Taman Cambrian di San Jose pada musim gugur tahun itu. Tragedinya waktu itu seperti pembunuhan berantai, ketika polisi mendapatkan laporan sejumlah kucing ditemukan tewas, dengan dua di antaranya terkubur di tempat sampah.

Dalam penyelidikan lebih lanjut, polisi memutar rekaman kamera pengawas. Di situ terlihat, seorang pemuda menggendong seekor kucing berusia 17 tahun bernama GoGo. Warga yang ditanyai polisi mengenali pemuda itu sebagai Robert Farmer.

Majelis hakim kemudian menjatuhkan vonis 16 tahun penjara atas pelaku. Farmer juga dilarang memelihara hewan apa pun selama 10 tahun setelah dibebaskan nanti, serta diwajibkan menjauh dari Taman Cambrian.

Hukuman tersebut diakui salah seorang pemilik kucing, Miriam Petrova, cukup membuatnya lega. “Kami akhirnya dapat mengucapkan selamat tinggal pada setiap kucing yang menjadi korban dalam tragedy ini,” ucapnya.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(war)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini