Share

Mahasiswa: FPI Tak Lebih dari Preman Berjubah Islam

khusnul huda, Sindo · Selasa 03 Juni 2008 11:39 WIB
https: img.okezone.com content 2008 06 03 1 115050

SEMARANG - Massa mahasiswa dari berbagai elemen di Semarang menolak keberadaan Front Mahasiswa Islam (FPI) di Indonesia. Karena FPI tak lebih dari preman yang memakai jubah Islam.

Hal ini didengungkan massa mahasiswa dari elemen PMII, Kelompok Studi Mahasiswa Unes, Kelompok Studi Mahasiswa IAIN Wali Songo dan Ibnu Kota Semarang saat melakukan aksi di Bundaran Air Mancur, Jalan Pahlawan, Semarang, Selasa (3/6/2007).

Dalam aksinya, mereka mendesak pemerintah untuk membubarkan FPI yang dinilai telah merusak nama Islam dengan aksi-aksi premanisme.

"Tindakan FPI menyerang AKKBB 1 Juni lalu sebagai tindakan premanisme dan samasekali tidak mencerminkan nilai-nilai Islam. Kami menilai FPI tidak lebih dari Preman berjubah," sebut Koordinator aksi Tedi Kholilludin.

Oleh karena itu, pihaknya meminta aparat untuk menangkap dan menindak tegas para pelaku kekerasan tragedi Monas berdarah, sekaligus aparatur yang ada di belakangnya. Mereka juga meminta pemerintah untuk membubarkan segala bentuk organisasi masyarakat yang menggunakan cara-cara kekerasan.

Selain melakukan orasi, puluhan mahasiswa ini juga berkeliling di kawasan Undip dan kembali lagi ke Bundaran Air Mancur Jalan pahlawan, untuk mensosialisasikan tuntutannya. Para pengunjuk rasa ini juga membawa poster-poster sebagai ungkapan perdamaian yang dijunjung agama Islam. Di antaranya bertuliskan, 'Wujudkan Islam Damai', 'Islam Agama Rahmatan Lil Alamin', 'Wujudkan Islam yang Ramah'.

(hri)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini