PASURUAN - Keinginan sebagian warga di 11 desa yang ada di dalam areal Puslatpur, Grati, Pasuruan, untuk menggelar dialog lintas sektoral dengan TNI AL tampaknya bakal bertepuk sebelah tangan.
Sebab, hingga hari ini, Mabes TNI AL sebagaimana disampaikan Kepala Bagian Penyalur Lantamal V Kolonel Laut Haryono menyatakan, pihaknya tidak memiliki agenda dialog dengan warga.
Persoalan tanah yang ada di dalam areal Puslatpur, Grati dianggap sudah final. TNI AL berketetapan dasar yuridis berupa 14 sertifikat hak guna tanah di areal Puslatpur, Grati dinilai sudah cukup.
Â
"TNI AL sudah berulangkali melakukan dialog dan pendekatan dengan warga. Sekarang waktunya membicarakan tahapan relokasi," jawab Kolonel Laut Haryono saat dikonfirmasi di sela acara latihan menembak TNI AL bersama sejumlah pejabat sipil dan wartawan di lapangan tembak Puslatpur, Grati, Kamis (21/8/2008).
Seperti diketahui, agenda relokasi merupakan keputusan final TNI AL. Sesuai aturan dan mekanisme hukum, jika memang masih ada warga yang menolak relokasi, mereka diberi kesempatan untuk menempuh jalur hukum. Bukan dengan cara dialog. Sebab hal itu dinilai berisiko menimbulkan persoalan makin rumit.
Haryono meyakini, jumlah warga yang menolak relokasi lebih kecil dibandingkan yang menyetujui rencana tersebut. Karena itu, fokus rencana yang dimatangkan TNI AL yaitu agar warga menerima kebijakan relokasi.
Â
"Sudah dibicarakan dengan departemen terkait. Sekarang tinggal mematangkan konsepnya saja," tegasnya.
Jawaban berbeda disampaikan Komandan Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpur) Grati Kolonel Firman Johan. Ia mengatakan dialog akan dilakukan pihak TNI AL.
Meski demikian, untuk waktu dialog tersebut, masih menunggu hingga semua perangkat dan konsep relokasi yang dibawa pemerintah benar-benar matang dan lengkap.
Â
"Prinsipnya, kami tetap akan bicara pada masyarakat. Karena TNI adalah bagian dari masyarakat. Bukan musuh," kata Firman. (Destyan Sujarwoko)
(Endang Purwanti)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.