ABU DHABI - Masyarakat muslim Indonesia yang tinggal di Persatuan Emirat Arab (PEA) merayakan Hari Raya Idul Fitri pada 30 September 2008. KBRI Abu Dhabi bekerja sama dengan komunitas muslim Indonesia di Abu Dhabi menyelenggarakan Salat Idul Fitri bertempat di halaman KBRI. Tidak kurang dari 600 orang datang memadati halaman KBRI untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 1429 H.
Akhir September sebenarnya sudah masuk musim gugur, namun di siang hari suhu masih cukup panas, sekitar 37 derajad celcius. Untuk mensiasati hal ini, maka salat Ied diselenggarakan tepat pukul 07.00. Seusai salat diadakan halal bihalal sambil menyantap soto ayam yang telah disiapkan oleh ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan KBRI Abu Dhabi.
Saat ini jumlah WNI di Abu Dhabi sekira 75.000, 75 persen diantaranya adalah para TKW yang bekerja sebagai Pembantu Rumah Tangga (PRT). Selebihnya para pekerja menengah dan profesional yang bekerja di sektor minyak dan gas, telekomunikasi, restoran dan kafe, hotel, klinik dan rumah sakit, pelajar/mahasiswa, para pekerja konstruksi, serta TKW bermasalah yang ditampung di penampungan (shelter) KBRI.
Dubes RI Abu Dhabi M Wahid Supriyadi yang untuk kali pertama berlebaran di Abu Dhabi karena baru 5 bulan yang lalu tiba di Abu Dhabi pada sore harinya mengundang masyarakat Indonesia untuk halal bihalal di Wisma Duta.
Dari masyarakat yang hadir baik pada salat Idul Fitri maupun pada acara halal bihalal di Wisma Duta, sebagian besar merasa senang dengan lebaran tahun ini karena lebih semarak dan lebih banyak masyarakat Indonesia yang hadir dibanding tahun sebelumnya. Mereka bisa bertemu dan bersilaturahmi dengan saudara muslim lainnya sesama perantauan di Abu Dhabi. Wisma Duta yang baru dua bulan dihuni berada sekitar 24 km dari kota, dan untuk itu KBRI menyiapkan dua shuttle bus untuk menjemput para TKI yang umumnya tidak memiliki kendaraan sendiri. Secara tak terduga, di antara yang hadir tampak sekira tujuh pekerja asal Indonesia yang dikontrak untuk membuat taman yang indah khas Indonesia di Wisma Duta. Banyak di antara mereka khususnya para TKW dan TKI yang keluarganya jauh di tanah air terpancar kerinduan ingin segera pulang dan bertemu dengan keluarganya di tanah air.
Hasanah, seorang TKW yang melarikan diri karena disiksa oleh majikan tampak hadir. Proses hukum terhadap yang bersangkutan masih berjalan dan KBRI ikut memonitor dan membantu agar yang bersangkutan mendapat keadilan selama persidangan. Â
Suasana lebaran di Abu Dhabi dan juga di negara-negara Arab pada umumnya ternyata tidak semeriah dan seheboh suasana di tanah air. Kita tidak mendengar adanya takbir yang di Indonesia begitu semaraknya dengan kegiatan malam takbiran di seluruh penjuru kota. Tidak ada tabuh irama bedug yang terdengar dan pada hari lebaran pun suasana seperti hari biasanya tidak tampak bahwa pada hari itu adalah Hari Raya Idul Fitri. Namun di balik itu ada suatu tradisi yang baik yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia di Abu Dhabi, khususnya WNI keturunan Arab yang sudah cukup lama menetap di Abu Dhabi. Mereka pada hari-hari lebaran setiap tahunnya selalu mengundang masyarakat Indonesia untuk bersilaturahmi di kediaman mereka. Begitu juga dengan masyarakat lainnya, suasana saling kunjung sebagaimana di Indonesia terus dilakukan hingga hari ketujuh lebaran.
Â
Walaupun WNI yang di Abu Dhabi umumnya para pekerja menengah ke bawah, namun semangat mereka untuk membantu saudara-saudaranya di Indonesia ternyata sangat besar. Selama kegiatan di bulan Ramadan sampai salat Ied terkumpul uang sebesar Dh. 21.000 (+/- Rp52 juta) dan hampir semuanya dikirim ke Indonesia.
Tampak seorang ustadz asal Australia, Lukman Landy, yang juga hadir pertama kalinya di Abu Dhabi. Ustadz Landy adalah pimpinan Jakarta International Muslim Society (JIMS) dan kehadirannya di Abu Dhabi kali ini untuk "fund raising" guna membantu para pelajar madrasah di Indonesia agar dapat mengikuti pendidikan secara gratis.
Pengirim:
Abdi Satya Utama
Sekretaris II Penerangan, Sosial dan Budaya KBRI Abu Dhabi, UAE
Email: [email protected]
(M Budi Santosa)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.