Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Puluhan Ternak Mati Diserang Nyamuk Kepala Putih

Banda Haruddin Tanjung , Jurnalis-Kamis, 07 Januari 2010 |15:56 WIB
 Puluhan Ternak Mati Diserang Nyamuk Kepala Putih
Ilustrasi: Istimewa
A
A
A

PEKANBARU - Puluhan hewan ternak di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) , Riau mati akibat diserang puluhan ribu nyamuk berkepala putih.
 
Kepala Dinas Perternakan (Kadisnak) Riau Patrianov kepada okezone mengatakan, pada umumnya hewan yang diserang nyamuk berkepala putih unumnya adalah ternak kambing dan sapi.
 
“Jumlah nyamuk kepala putih sangat banyak, tapi kita belum tahu apa jenis nyamuk tersebut, karena masih teliti di laboratorium,” katanya Kamis (7/1/2012) di Pekanbaru.
 
Biasanya nyamuk yang ukuranya sama seperti nyamuk biasa tersebut datang menyerang hewan ternak warga saat menjalang malam. Hewan-hewan yang baru saja di kembalakan langsung diserang.
 
“Nyamuk tersebut banyak menyerang di kandang ternak warga, walaupun sudah diberi kelambu kandang tersebut, namun nyamuk tersebut masih bisa menyerang dan menyebabkan kematian,” pungkas.
 
Dia menjelaskan bahwa nyamuk kepala putih merupakan nyamuk musiman yang datang biasa pada saat banjir datang. ”Saat ini kan air naik, mungkin saat banjir surut nyamuk tersebut akan hilang dengan sendirinnya. Karena walaupun kita fogging sekarang, nyamuk tersebut tidak mempan,” tuturnya.
 
Sementara itu menurut warga Inhu, Yudi Saputra nyamuk-nyamuk itu ternyata tidak hanya menyerang hewan ternak, tetapi juga menyerang penduduk, walau sejauh ini belum menyebabkan korban jiwa.
 
“Bila nyamuk itu hinggap ditubuh dan menggingit dia akan lengket, nyamuk tidak mau di diusir. Gigitannya juga sakit dan menimbulkan gatal,” katanya.

(Fitra Iskandar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement