nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pasien Dukun Cilik di Tegal Terus Berdatangan

Kastolani, Jurnalis · Selasa 19 Januari 2010 18:42 WIB
https: img.okeinfo.net content 2010 01 19 340 295705

TEGAL - Ratusan calon pasien dari berbagai daerah terus mengalir ke rumah Mustofa Aiman (9), dukun cilik asal Desa Debong Wetan RT 1 RW 1, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.  

 

Meski praktik pengobatan itu sempat ditutup karena libur, namun tidak menyurutkan niat warga yang ingin mendapat kesembuhan dari tuah tangan Mustofa.

 

Hingga kini, jumlah warga yang mendaftar untuk berobat ke dukun cilik itu sudah mencapai lebih dari 1.500 orang. Jumlah tersebut belum termasuk ratusan calon pasien lain yang tidak kebagian kupon. Para pasien ini datang dari di luar Kabupaten Tegal, seperti Tasikmalaya, Cilacap, dan Semarang.

 

Mengantisipasi insiden seperti yang terjadi di rumah Ponari, dukun cilik asal Jombang, Jatim, aparat Polsek Dukuhturi menjadwal jam buka praktik pengobatan, yakni siang mulai pukul 13.00 WIB-15.00 WIB dan sore pukul 17.00 WIB-21.00 WIB. Selain itu, jumlah pasien yang berobat juga dibatasi maksimal 50 orang. Ini untuk antisipasi berjubelnya warga lantaran lokasi rumah dukun cilik itu berada di gang sempit dan padat permukiman penduduk. Selain untuk berobat, tidak sedikit warga yang datang hanya untuk melihat sang dukun.

 

Herlina (35) ibunda Mustofa Aiman menuturkan, hampir setiap hari rumahnya tak pernah sepi didatangi pasien. “Sejak anak saya dikenal pintar mengobati warga, puluhan bahkan ratusan orang setiap hari datang ke sini,” katanya, Selasa (19/1/2010).

 

Menurut dia, para pasien yang datang rata-rata mengeluhkan sakit stroke, kencing manis, lumpuh, hingga sakit pinggang. Sebagian besar pasien mengaku penyakitnya sembuh setelah diobati anaknya. Ada beberapa pasien yang telepon ke rumah. “Mereka bilang penyakit stroke-nya sudah sembuh,” ujarnya.

 

Herlina menjelaskan, warga yang hendak berobat harus bersabar, sebab tak jarang anaknya minta istirahat untuk bermain. Sekarang saja dia (Mustofa) lagi ngambek. “Saya sendiri tidak tahu sebabnya. Kemungkinan, karena banyak pasien yang maksa minta diobati,” tuturnya.

 

Sebelumnya diberitakan, ratusan pasien memadati rumah dukun cilik yang berada di gang Al Hikmah Desa Debong Wetan, Kecamatan Dukuhturi. Praktik pengobatan dukun cilik ini sangat sederhana, yakni dengan perantara botol bekas air mineral, air putih, soft drink (minuman ringan). Pasien yang datang akan mendapat pengobatan dengan berbagai cara, mulai dipegang, dipijit, dan diberi minuman. Pasien Mustofa ini rata-rata mengeluhkan sakit pinggang, sakit kepala, ginjal, stroke, hingga kencing manis (diabetes).

 

Orang tua dukun cilik mengaku tidak tahu asal mula anak ke tiga dari tiga bersaudara ini memiliki kelebihan.

(teb)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini