nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Si Bocah Ajaib Setiap Pagi Minta Susu

Endang Gunawan, Jurnalis · Kamis 20 Mei 2010 11:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2010 05 20 340 334553 WPIpcIAr9A.jpg Foto: Endang Gunawan

BOGOR - Munculnya dukun cilik Fatih Alkhalifah Alifio,  ibunya melihat cahaya dari jari tangannya. Kejadian aneh tersebut terjadi pada malam hari.

Setelah itu orang yang pertama disembuhkan oleh dukun cilik Fatih adalah kakaknya Julia yang menderita sakit panas. Hal ini seperti dituturkan ibu Fatih, Irma Prihanti Sari di kediamannya di Perumahan Pesona Cilebut 1 Blok C 4 No 12, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Menurut Irma, setelah melihat cahaya di jari tangan Fatih, pagi harinya anaknya itu langsung meminta air hangat. Lalu dicelupkan jari tangnnya dan menyuruh agar air hangat tersebut diberikan kepada kakaknya Julia.

"Biasanya Mas setiap bangun tidur, anak saya meminta susu. Tapi pagi itu malah meminta air," ujar Irma, Kamis (20/5/2010). Lanjut dia, setelah air tersebut diminumkan kepada Julia, tidak lama kemudian anak pertamanya itu langsung sembuh. Kabar kesembuhan Julia cepat menyebar ke warga lainnya.

Setiap hari, lima hingga sepuluh pasien berdatangan dari berbagai daerah untuk meminta air berkah dari anak bungsu pasangan Marhali dan Irma Prihanti Sari ini. Ajaibnya, sebagian besar pasiennya langsung merasakan kesembuhan.

 

Namun, tidak semua pasien yang datang akan dilayani oleh dukun cilik ini. Patih hanya akan memberikan air hasil celupan dari telunjuknya sesuai kehendaknya saja. Salah satu pasien bernama Lia, rela datang jauh-jauh dari Bekasi untuk mengobati anaknya yang terserang sakit muntaber. Lia berharap, dengan pemberian air yang dicelupakn jari dukun ini anaknya bisa cepat sembuh.

 

Keajaiban ini didapat berkat sebuah kejadian gaib yang dialami Patih. Kala itu, jari telunjuknya menyala terang warna emas dan keesokan harinya menyembuhkan kakaknya dengan segelas air hangat yang sebelumnya dicelupkan jari. Secara aneh pula kabar kesaktiannya tersebut sudar menyebar ke berbagai daerah.

(ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini