JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menyikapi turunnya kinerja pegawai pemerintah daerah selama bulan puasa. Menurutnya, turunnya kinerja karena berpuasa tidak dapat dijadikan alasan.
Foke, panggilan akrab Fauzi Bowo, menyatakan kedisiplinan pegawai negeri sipil (PNS) selama bulan puasa, sudah diatur dalam penilaian dan tunjangan kinerja daerah. “Mau bulan puasa atau tidak sama saja. Kalau terlambat masuk kerja akan dikenakan sangsi,” terang Foke saat memberikan santunan dalam kegiatan safari Ramadan di Ancol, Sabtu (14/8/2010).
Bentuk sanksi yang diberikan, menurut Foke akan ditentukan dari kinerja. Namun yang jelas akan dipotong tunjangan daerah.
Pada kesempatan itu, Foke juga menyoroti masalah sterilisasi jalur Transjakarta. Dia mengaku gembira dengan hasil yang menunjukkan kea rah positif. “Saya gembira sterilisasi bisa menunjukkan hal positif,” ungkap Foke yang mengenakan baju koko krem dan peci hitam itu.
Sedikitnya 1.350 anak yatim dari yayasan di lima daerah di Jakarta Sabtu (14/8) berbuka puasa di Pantai Indah, Ancol, Jakarta Utara. Turut hadir petugas kebersihan Ancol dan siswa sekolah rakyat Ancol.
Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol, Budi Karya Sumadi, mengatakan kegiatan ini merupakan rangkaian awal safari Ramadan Gubernur. “Tidak setiap hari mereka (yatim dan dhuafa) bisa bertemu langsung dengan Gubernur,” ujar Budi.
Budi menambahkan kegiatan ini juga sebagai bentuk syukur pengelola. Budi mengajak anak-anak yatim dan dhuafa membantu pemerintah menjaga kebersihan dan kelestarian Jakarta. Mereka dihibur dengan marawis, tasyakuran, serta ceramah dari dai kondang Zainuddin MZ.
(Dian AF)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.