Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Terima Bakrie Award, Franz Bersalah dengan Warga Porong

Tri Kurniawan , Jurnalis-Rabu, 18 Agustus 2010 |17:48 WIB
Terima Bakrie Award, Franz Bersalah dengan Warga Porong
Franz Magnis Suseno (Foto: Koran SI)
A
A
A

JAKARTA - Budayawan Franz Magnis Suseno secara terang-terangan tidak bisa menerima penghargaan Achmad Bakrie Award. Franz mengaku mempunyai alasan kenapa dirinya menolak penghargaan tersebut.

“Jika menerima, saya akan selalu merasa bersalah menerima penghargaan dari orang yang perusahaannya mengakibatkan rakyat Porong, Jawa Timur menderita,” kata Franz kepada okezone di Jakarta, belum lama ini.

Selama ini, Franz menambahkan, Lapindo Brantas, yang terafiliasi dengan grup usaha Bakrie, belum bertindak dengan jelas untuk menangani semburan lumpur di Jawa Timur itu.

Atas perasaan itu, Franz merasa tergerak untuk tidak menerima penghargaan tersebut.

Sebelumnya, Franz dianugerahkan Achmad Bakrie Award oleh Freedom Institute pada 2003 lalu. Lembaga bentukan Aburizal Bakrie ini menganugerahkan Franz sebagai tokoh dalam bidang pemikiran sosial.

Mengikuti jejak Franz, Goenawan Muhammad pun mengembalikan penghargaan yang diterima pada 2004 lalu. Goenawan mendapatkan penghargaan tersebut pada bidang kesusastraan.

Pada 2010 penolakan atas penghargaan tersebut kembali terjadi. Dua tokoh juga mengembalikan penghargaan Achmad Bakrie Award, yakni Sitor Situmorang dan Daoed Joesoef.

Sitor mendapat anugerah dalam bidang kesustraan karena memiliki kepedulian terhadap bidang kemanusiaan yang lebih luas, dan Daoed Joesoef  dalam bidang Pemikiran Sosial.

(Kemas Irawan Nurrachman)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement