PSSI Harus Penuhi Tuntutan Transparansi Publik

Misbahol Munir, Okezone · Jum'at 07 Januari 2011 09:02 WIB
https: img.okezone.com content 2011 01 07 339 411349 4mvhU4HKIs.jpg Ilustrasi (Ist)

JAKARTA - Gagalnya Timnas Sepak Bola Indonesia melaju sebagai pemenang di final kejuaraan AFF tentu tidak bisa dilepaskan dari peran PSSI.  Selain itu, hal yang paling menyedot perhatian publik adalah sulitnya memperoleh tiket saat menjelang final leg kedua karena karut marutnya pengelolaan penjualan tiket.

Manajer Riset Transparancy International Indonesia (TII) Frenky Simanjuntak menyebutkan, tuntutan untuk memberikan informasi kepada masyarakat harus segera dipenuhi oleh PSSI sebagai lembaga publik. “Tuntutan itu harus segera dipenuhi oleh PSSI,” ujar Frenky saat dihubungi okezone, Jumat (7/1/2011).

Dikatakan oleh Frenky, persoalaan penjualan tiket merupakan hal yang sangat krusial. Sebab, di saat masyarakat kesulitan mendapatkan tiket, PSSI justru memberikan tiket gratis kepada sejumlah pejabat tanpa harus antre.

“Masyarakat sangat sulit mendapatkan tiket, bahkan memakan korban. Tapi PSSI tidak mau tahu soal itu, mereka malah menggratiskan tiket kepada para pejabat. Ini jelas ada persoalan dalam pengelolaan penjualaan tiket,” kata dia.

Menurut Frengky, transparansi harus segera diungkap karena hal itu menyangkut kepentingan publik. “Ini bicara soal kepentingan publik, maka sangat layak untuk dipertanyakan kepada PSSI tentang penjualan tiket tersebut,” tuturnya.

Bagi Frenky, sebenarnya persoalaan di tubuh PSSI sudah lama. “Persoalaan itu sudah lama, namun karena sepak bola kita baru mendapat perhatian dari masyarakat, mereka jadi tahu ternyata bahwa di PSSI banyak problem yang harus segera dibenahi, termasuk persoalaan sistem pengelolaan, manajemen dan lain sebagainya,” pungkasnya.

(ram)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini