Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement
Pesantren Pasuruan Diserang

YAPI Bantah Menganut Syiah

Arie Yoenianto , Jurnalis-Rabu, 16 Februari 2011 |13:04 WIB
YAPI Bantah Menganut Syiah
Santri Ponpes Al Ma'hadul Islami luka akibat lemparan batu. (Foto: Koran SI)
A
A
A

PASURUAN - Yayasan Pendidikan Islam (YAPI) Al Ma’hadul Islami membantah menganut paham syiah di pesantren. Para santri pun diberi keleluasaan memilih yang mereka yakini. Meski demikian, ponpes tidak memungkiri mengajarkan syiah kepada santri mereka.

“Kami menganut non-sektarian. Kami mengajarkan semua paham, perkara siswa mau ikut mana silakan terserah mereka. Di sekolah ini semua aliran diajarkan,” ujar Ketua YAPI Mukhsin Assegaf saat jumpa pers di Ponpes Al Ma’hadul Islami, Rabu (16/2/2011).

Bahkan, lanjut Mukhsin, tak jarang terjadi perbedaan pendapat antara guru dan murid, maupun sesama guru. Namun perbedaan itu tidak menyebabkan perpecahan.

“Perbedaaan antara mereka sudah biasa. Salat di masjid pondok saja ada yang berbeda, ada (membaca doa) qunut ada yang tidak, itu sudah biasa. Mereka diajarkan semua aliran agar siswa bukan membeda-bedakan,” tambah Mukhsin.

Dengan perbedaan ini, lanjut Mukhsin, para guru dengan sendirinya telah mengajarkan toleransi.

Pernyataan ini membantah anggapan sebagian kelompok di Pasuruan yang menyebut Ponpes Al Ma’hadul Islami menganut syiah, bukan ahlussunnah wal jamaah atau biasa disebut sunni.

Hal ini diduga menjadi pemicu serangkaian teror dan serangan terhadap para santri di ponpes itu dalam 4 tahun belakangan. Serangan terbesar terjadi Selasa sore kemarin. Ratusan orang menggunakan sepeda motor menyerang dengan melempari batu. Akibatnya delapan santri luka di kepala dan dada. Satu di antaranya terpaksa dirujuk ke RS Undaan, karena luka di mata.

(Anton Suhartono)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement