Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

40% Alumni Arsitektur Nganggur

40% Alumni Arsitektur Nganggur
Image: corbis.com
A
A
A

PALEMBANG - Sedikitnya 40 persen lulusan Fakultas Teknik Jurusan Arsitektur yang ada di Kota Palembang belum terserap lapangan kerja. Padahal, rata-rata lulusan memiliki tingkat kompetensi dan keahlian yang baik.

Pembantu Dekan (PD) II Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Palembang (UMP) Zuber Angkasa mengatakan, kompetensi keahlian para lulusan arsitektur di Palembang sebenarnya tidak jauh berbeda dengan lulusan perguruan tinggi lainnya. Hanya saja, kesempatan kerja bagi para lulusan asal Palembang ini sangat sempit. Sejumlah besar proyek yang ada, dikelola oleh arsitektur dari luar Palembang. Bahkan sistem lelang untuk mendapatkan tender proyek itu, dinilai tidak berjalan semestinya dan hanya formalitas belaka.

“Maraknya pembangunan di Palembang ini nampaknya tidak berpengaruh besar bagi lulusan arsitektur di sejumlah perguruan tinggi di kota ini. Baik bagi para alumni dari Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ataupun Perguruan Tinggi Swasta (PTS),” ujar Zuber di sela-sela kegiatan temu alumni mahasiswa arsitektur UMP sekaligus pemilihan kepengurusan Himpunan Mahasiswa Arsitektur (Himata) Muhammadiyah Palembang, kemarin.

Zuber menuturkan, saat ini jumlah mahasiswa di jurusan arsitektur UMP masih relatif sedikit. Dalam satu angkatan, hanya ada sekira 30 orang. Demikian juga lulusannya, dalam satu tahun tidak seluruh mahasiswa dalam angkatan itu lulus. Seperti pada tahun lalu, hanya ada lima mahasiswa yang lulus di jurusan ini. Hal ini, bukan lantaran prospek kerja di bidang arsitek kecil, namun karena menyelesaikan studi di jurusan ini sulit. Mahasiswa harus menguasai beberapa ilmu mulai dari seni hingga berhitung.

“Memang tidak gampang untuk lulus di jurusan arsitektur. Mahasiswa harus menguasai sejumlah bidang ilmu. Seperti menggambar, menganalisa, berhitung serta sejumlah bidang ilmu lainnya,” papar dia.

Untuk itu, lanjut Zuber, pembentukan pengurus Ikatan Alumni Arsitektur Muhammadiyah ini diharapkan mampu menjadi wadah informasi dan komunikasi bagi para mahasiswa dan alumni tak terkecuali untuk informasi dunia kerja.

Terpisah, Ketua Himata periode 2010/2011 Dwi Desy Handayani mengaku prihatin dengan kondisi ini. Karenanya, pihaknya akan terus mencari cara agar lulusan Arsitektur dapat cepat terserap pasar kerja. Salah satunya dengan menggelar temu alumni. Dia berharap dengan temu alumni yang baru pertama kali mereka gelar ini, mahasiswa dan alumni arsitektur bisa mendapatkan informasi mengenai lowongan pekerjaan atau bahkan membuat lapangan kerja.

“Selama ini Himata sudah menggelar sejumlah kegiatan seperti kajian mahasiswa, kajian perumahan ramah lingkungan, struktur bangunan, estetika bangunan, dan lain-lain,” ucap dia.

Kegiatan temu alumni ini, juga diisi dengan kuliah umum yang disampaikan Ketua Bappeda Musi Banyuasin (Muba) Rudiyanto yang juga merupakan alumni arsitektur UMP. (febria astute/sindo) (rfa)

(Rani Hardjanti)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement