JAKARTA - Kepolisian masih terus menyelidiki kasus kematian Livia Lavita Soelistio (21), Mahasiswi Bina Nusantara (Binus) Jurusan Bahasa Mandarin. Guna mengungkap kasus ini, kepolisian di Jakarta bekerjasama dengan kepolisian di Tangerang.
Kerjasama ini diperlukan karena kasus ini melibatkan sejumlah tempat perkara kejadian (TKP). Penemuan jenazah korban ada di Cisauk, Tangerang. Sedangkan korban menghilang di wilayah Jakarta Barat saat hendak ke kampusnya. Bahkan, Polda juga menurunkan tim untuk menyelidiki kasus Livia.
"Jadi penyelidikan kasus ini melibatkan tim Tangerang, Jakarta Barat, dan Polda. Tadi malam sudah ada kemajuan penyelidikan yang cukup signifikan. Namun, kami belum bisa membeberkannya ke publik agar penyelidikan berjalan maksimal," ucap Kapolres Jakarta Barat kombes Setija Junianta, saat dihubungi wartawan, Rabu (24/8/2011)
Setija menambahkan, polisi akan memanggil beberapa saksi yang pernah bertemu Livia sebelum dia menghilang. Polisi juga akan memanggil dosen dan teman-teman yang mengenal korban.
"Tapi itu masih nanti. Saat ini yang paling penting adalah upaya penyelidikan melalui informal dulu," tambahnya
Menurut Setija, berdasarkan hasil visum ditemukan sejumlah luka di beberapa bagian tubuh Livia. Salah satu luka terdapat di kepala bagian depan sebelah kanan. Meski demikian, pihaknya tidak akan menyimpulkan dulu apa yang terjadi dengan Livia hingga dia meninggal.
"Kami akan membuat proses penyidikannya terlebih dulu. Kita jangan berasumsi dulu apa motif kematian Livia," tuturnya
Yang jelas, lanjut Setija, ketika motif kasus ini terungkap, pihaknya akan memberitahu apa yang sebenarnya terjadi pada Livia.
(Insaf Albert Tarigan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.