Share

Warga Gaza Kembali Hadapi Kekerasan Israel

Fajar Nugraha, Okezone · Kamis 01 September 2011 11:00 WIB
https: img.okezone.com content 2011 08 29 412 497740 ipdGVMQHbx.jpg Sisa serangan Israel (Foto: Reuters)

JAKARTA – Dua pekan lalu wilayah Perbatasan Gaza kembali memanas. Semua diawali aksi penembakan yang terjadi di Israel yang dilanjutkan dengan serangan udara di Gaza yang merupakan bentuk balas dendam Israel atas serangan di wilayah mereka.

Atas insiden ini, warga Gaza kembali menjadi sasaran serangan. Militer Israel yang melancarkan serangan udara tersebut telah menimbulkan korban dari warga Palestina. Sebanyak 15 orang warga Palestina tewas dalam serangan udara ini.

Sementara 55 orang lainnya dilaporkan turut terluka dalam serangan. 

Jumlah ini jauh lebih besar dari serangan yang terjadi di Israel. Negeri Yahudi itu juga menyalahkan Komite Perlawanan Palestina berada di balik serangan yang terjadi di Eilat. Serangan itu sendiri dilaporkan  menewaskan delapan orang warga Israel.

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

Serangan itu berlangsung saat sekelompok pria bersenjata menyerang bus Israel yang berjalan di dekat perbatasan wilayahnya dengan Mesir. Pihak Palestina khususnya Hamas menolak tuduhan mereka berada di balik serangan.

Serangan mematikan itu langsung memicu kecaman dari dunia internasional. Sementara Liga Arab selain mengecam serangan, mereka juga mendesak dihentikannya tindakan militer di wilayah Gaza. Demikian diberitakan Al Jazeera, Kamis (1/9/2011).

Sementara pihak Yordania mengutuk aksi serangan militer Israel dan operasi mereka di Gaza yang telah menewaskan warga sipil dan juga pihak keamanan Mesir.

Yordania juga terus mendesak kedua pihak untuk melakukan gencatan senjata.

Tetapi meskipun Hamas bersedia untuk melakukan gencatan senjata, tetap aksi lesakan roket dan serangan udara Israel masih terus terjadi. 

Tentunya hal ini hanya membuat warga Palestina yang berada di perbatasan Gaza makin terpuruk dengan keadaan mereka.

Hanya karena ulah beberapa orang, warga sipil Palestina terus menjadi korban dari serangan udara Israel. 

(faj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini