Share

Tanggapan Warga Gaza Atas Serangan Israel

Fajar Nugraha, Okezone · Kamis 01 September 2011 12:00 WIB
https: img.okezone.com content 2011 08 29 412 497743 TOIacWuZ9y.jpg Warga yang kehilangan keluarga saat serangan Israel (Foto: Reuters)

JAKARTA – Dipastikan 15 orang warga Palestina yang berada di Perbatasan Gaza tewas dalam serangan yang terjadi dua pekan lalu. Serangan udara ini, sepertinya sudah terbiasa dirasakan oleh warga Palestina di Perbatasan Gaza.

Serangan udara yang dilesakan oleh militer Israel ini merupakan bentuk  balas dendam atas tewasnya delapan warga Israel akibat aksi penembakan yang terjadi di Kota Eilat.

Al Jazeera sempat meminta pendapat beberapa warga Palestina di Perbatasan Gaza atas serangan yang terjadi di Gaza ini. Berikut pernyataan mereka, seperti dikutip  seperti dikutip Al Jazeera, Kamis (1/9/2011).

Ahmed Al Najjar seorang produser film dokumenter melihat serangan ini merupakan bentuk upaya dari Israel dalam menghalangi rencana Palestina mencari pengakuan tentang Negara Palestina. Dukungan atas pengakuan tersebut rencananya akan dilakukan di kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, September mendatang.

“Apa yang terjadi di Gaza saat ini adalah bentuk pesan dari Isral bahwa  tidak ada kekuatan politik apapaun yang dapat mencegah Israel, termasuk Amerika Serikat,” ungkap Al Najjar 

Al Najjaf menambahkan serangan yang dilakukan Israel di bulan Ramadan menunjukan mereka memang mengincar warga sipil Palestina. “Mereka melakukan serangan ini di bulan Suci Ramadan, ini menunjukan Israel tidak memiki kesadaran beragama,” ujarnya.

Sementara seorang mahasiswa Kholoud Al Masri menilai, serangan udara Israel ke Gaza hanya akan meningkatkan perlawanan rakyat Palestina terhadap Israel. 

Amina Oudeh seorang ibu rumah tangga, yakin bahwa Mesir nantinya dapat mengupayakan gencatan senjata antara Israel dan gerilyawan Gaza. “Tetapi Israel selalu mencari masalah, dan serangan udara mereka menunjukan keinginannya untuk menguasai Gaza,” lanjut perempuan yang berusia 61 tahun itu.

Lain halnya dengan komentar yang dikeluarkan Sahar Salem. Pegawai berusia 24 tahun mengeluarkan pendapat yang bernada sarkastik kepada Israel. “Bila seorang warga Israel tewas di bulan, maka Israel akan melakukan serangan balasan ke Gaza,” ucap Salem.

Tetapi ada pula warga Palestina yang mempertanyakan reaksi dunia internasional atas serangan ini. Hisham Jaber Abdelhadi menilai reaksi internasional justru bisa pula dilihat sebagai dukungan terhadap Israel untuk menyerang warga Palestina. 

“Dunia saat ini tengah sibuk dengan Suriah dan Libya. Di Gaza, saat ini kami hanya bisa mengandalkan Tuhan untuk mengawasi kami,” tutur Abdelhadi.

Wafa Yussef menganggap serangan Israel merupakan bentuk dari negera itu berupaya keluar dari krisis internal mereka sendiri. Seperti diketahui sebelumnya, rakyat Israel sempat melakukan protes besar-besaran mengkritik krisis ekonomi dan lapangan pekerjaan yang dialami Israel saat ini.

Yussef di lain pihak tidak mengharapkan banyak dari Liga Arab, tetapi dirinya tidak membantah bahwa Palestina harus berharap lebih dari dunia Arab untuk mendukung mereka.

(faj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini